ASYIKNYA BERWISATA STRAWBERRY. Juni 2014.


ASYIKNYA BERWISATA STRAWBERRY
Eva Riyanty Lubis

Selamat datang di kebun Strawbery yang terletak di desa Huraba, kecamatan Angkola Timur, kabupaten Tapanuli Selatan. Saya dan teman saya yang dari Kota Padangsidimpuan menempuh jarak kurang lebih 40 menit menggunakan sepeda motor kesana. Memasuki daerah yang bernama Pintu Langit, jalanannya mulai berbatu-batu dan banyak lobang. Jadi pengendara diwajibkan untuk berhati-hati apalagi jalannya sangat kecil.
Ketika sudah tiba di kebun strawberry, rasa lelah dalam perjalanan pupuslah sudah. Kebun strawberry satu-satunya di Tapanuli Selatan ini menampilkan pesonanya yang sangat luar biasa. Pak Habibun Sitompul adalah orang yang berhasil mendirikan tempat wisata ini. Hal ini terjadi karena kecintaannya kepada dunia tumbuh-tumbuhan. Dedikasinya sudah terbukti bagi masyarakat Indonesia khususnya Tapanuli Selatan. Bahkan beliau berkali-kali memenangkan perlombaan dibidang penghijauan dan konservasi alam. Hingga akhirnya beliau bisa berjumpa dengan pemimpin nomor satu di Indonesia dan petinggi-petinggi Indonesia lainnya.

Tak heran kebun strawberry ini berdiri dengan baik. Penataannya yang rapi membuat orang yang datang berkunjung menjadi terkagum-kagum. Selain berwisata strawberry, pengunjung juga bisa memetik buah strawberry secara langsung untuk dicicipi atau dibawa pulang. Buahnya sangat segar. Rasanya berbeda dengan buah strawberry yang dijualan di pasaran.
Harga tiket masuk untuk berwisata tergolong murah. Yakni Rp 2.500 per orang. Sedangkan bila ingin membawa buah strawberry sebagai oleh-oleh pulang, hanya membayar Rp 25.000 per keranjang yang telah disediakan.

Selain strawberry, di kebun ini juga didirikan rumah kasa. Dimana di dalamnya terdapat berbagai jenis anggrek dalam dan luar negeri.

Ya, di tempat wisata ini kita juga bisa menemukan berbagai macam spesies tumbuh-tumbuhan lainnya. Mulai dari anggrek, mawar, kaktus, dan berbagai macam tanaman hias lainnya. Pengunjung juga dapat membeli tanaman-tanaman tersebut dengan harga yang sangat terjangkau.

Apabila kita ingin mengenal lebih jauh tentang strawberry dan tumbuhan lainnya yang ada di kebun tersebut, Pak Habibun Sitompul akan dengan senang hati menjelaskan semuanya kepada kita.

Selain menjadi tempat wisata, kebun ini juga dijadikan sebagai tempat penelitian mahasiswa-mahasiswa jurusan pertanian. Makanya tidak heran kalau tempat wisata ini selalu ramai pengunjung. Tempat wisata ini buka setiap hari dari pagi hingga sore. Namun untuk memetik buah strawberry dan dibawa pulang hanya bisa dilakukan pada hari Selasa dan Kamis.

Bagi teman-teman yang bingung hendak liburan kemana ketika weekend tiba, wisata strawberry ini bisa menjadi solusi.

NB: Foto menyusul. Inet lola. hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s