ORANG PINTAR, LIBURANNYA HARUS CERDAS!


orang pintar liburannya harus cerdas
Eva Riyanty Lubis

Siapa sih yang tidak suka libur? Kalau ditanya pada murid SD hingga SMA, bahkan yang sudah kuliah, pasti akan sangat menanti-nantikan yang namanya liburan. Nah, setelah hari libur itu tiba, apa yang biasanya dilakukan? Kebanyakan orang memilih untuk menonton televisi, membaca novel, bermain game, atau jalan-jalan ke mall. C’mon guys! Liburan seperti itu bukanlah liburan yang sebenarnya. Tanpa hari libur pun hal tersebut dapat dilakukan.
Orang pintar, liburannya harus cerdas. Nah, liburan cerdas yang dimaksud adalah liburan yang dapat memberi perubahan ke arah yang lebih baik. Beberapa contoh liburan cerdas adalah:
1. Liburan di rumah bareng keluarga.
Pasti banyak di antara kita yang kehilangan waktu berkumpul bersama keluarga dikarenakan aktivitas sekolah yang padat. Untuk itu ketika liburan tiba, kenapa tidak mencoba mendekatkan diri pada keluarga? Soalnya kita pasti telah melewatkan beberapa momen yang seharusnya kita alami. Misalnya membantu ibu memasak di dapur, bermain bersama adek, atau saling tukar cerita dengan kakak. Tujuan liburan ini tentu saja membuat kita semakin fresh dan akrab sama keluarga.
2. Travelling.
Kalau kamu berpikir jalan-jalan itu hanya sekedar menghabiskan uang, maka kamu salah. Jalan-jalan adalah satu satu cara membuat kondisi fisik kita jauh lebih bugar. Sebelum jalan-jalan dilakukan, mintalah izin kepada orangtua. Jadi sangat tidak dianjurkan untuk bepergian tanpa izin mereka.
Jalan-jalan bisa dilakukan dengan keluarga, sahabat, atau dengan komunitas pencinta alam yang kita ikuti. Jalan-jalan ini tanpa kita sadari akan melahirkan nilai kebersamaan yang erat dan utuh. Sikap saling menjaga, melindungi, menghormati, dan menghargai setiap pendapat serta keputusan bersama akan jauh lebih terasa.

3. Salurkan Hobi
Bagi teman-teman yang memiliki hobi seperti memasak, merajut, menjahit, membuat pernak-pernik cantik, dan sebagainya, liburan adalah momen yang pas untuk mengembangkan hobi tersebut. Kalau udah kelar, kali aja yang minat untuk membeli. Apalagi kalau hasilnya bagus. Selain hobi tersalur, kita juga akan mendapatkan uang. Gimana? Menyenangkan sekali bukan?
So, jangan pernah memelihara malas ketika libur tiba.

Medan, November 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s