Romantisme Pulau Lengkuas


Menulis dan jalan-jalan adalah dua hal yang sangat saya sukai. Meski untuk saat ini waktu saya jalan-jalan tidaklah sesering dulu -dikarenakan harus kuliah dengan pembayaran ini itu, jadinya ya gitu🙂 But, saya percaya akan tiba saatnya saya akan memiliki waktu yang cukup untuk menjelajahi semesta yang luar biasa indah.

Belitung, pesonamu luar biasa. September 2014 lalu saya mengunjungimu. Namun dari hati paling dalam, saya tetap ingin bersua denganmu. Kelak. Semoga.

Tulisan ini terbit di Harian Analisa Medan. Minggu, 15 Februari 2015. Dengan waktu penantian kurang lebih 5 bulan. Penantian yang berbuah indah🙂

ROMANTISME PULAU LENGKUAS

Eva Riyanty Lubis

            Saat ini, Pulau Lengkuas adalah salah satu icon terkenal di Belitung. Pesona dan keindahannya memang tiada tara. Jika sudah menginjakkan kaki di Belitung untuk berwisata, tidak etis rasanya kalau tidak mengunjungi pulau istimewa ini. Agar bisa sampai ke Pulau Lengkuas, kita harus menyewa perahu. Untuk satu perahu kecil, kita harus mengeluarkan kocek kurang lebih Rp 400.000,00. Tetapi satu perahu muat kurang lebih untuk sepuluh orang. Dengan perahu itu, kita bisa mengitari pulau-pulau kecil mana saja yang kita inginkan kisaran lima jam.

            Sebelum merapat ke Pulau Lengkuas, mata kita akan dimanjakan dengan terlihatnya mercusuar setinggi 62 meter. Dan tanpa kita duga, kita akan mengucapkan rasa kagum dan syukur kepada Yang Maha Kuasa akan pemandangan indah tersebut. Bagaimana tidak, sebuah mercusuar tinggi yang siap mencakar langit ternyata telah dibangun di atas pulau kecil itu sejak tahun 1882 oleh Belanda.

            Mercusuar itu sendiri hingga kini masih berfungsi sebagai pemandu kapal-kapal yang berlayar di wilayah tersebut pada malam hari. Dan tentu saja bangunannya masih bagus dan kokoh. Kita juga tidak akan mendapatkan kotoran di sana sebab bangunan tinggi itu memiliki penjaga. Untuk menaiki mercusuar tersebut, setiap pengunjung dipungut biaya sebesar Rp 5.000,00 per orang sebagai biaya kebersihan.

            Untuk mencapai puncak, kita harus menaiki ratusan anak tangga. Oleh karena itu diharapkan kepada pengunjung untuk membawa minuman serta makanannya masing-masing agar tubuh tetap bertenaga. Kalau kita lupa membawa makanan dan minuman dari rumah, kita bisa mendapatkannya dari penjual yang memang berjualan di sekitaran bangunan mercusuar ini.

            Karena menuju puncak mercusuar membutuhkan energy yang cukup banyak, sesekali kita bisa berhenti sejenak sembari menikmati keindahan pemandangan dari jendela yang tersedia di setiap lantai. Kita akan benar-benar merasa terkagum-kagum. Apalagi pemandangan yang ditawarkan di setiap jendela lantai memberikan sudut pandang yang berbeda-beda.

            Dan rasa lelah yang telah berhasil kita lalui akan memberikan kejutan yang sangat menakjubkan. Yakni pemandangan indah sekeliling Pulau Lengkuas yang keindahannya sampai sulit dilukiskan dalam kata-kata.

            Sembari angin memberikan sentuhannya kepada kita, kita pun bisa melihat hamparan laut yang menampakkan warna-warni dari hijau tosca hingga biru. Hal itu sebagai bukti kejernihan air sehingga menampakkan kedalaman air laut. Bahkan kita juga bisa melihat terumbu-terumbu karang yang tumbuh dengan subur.

            Kita juga akan menemukan banyak pengunjung yang melakukan aktivitas snorkeling. Fasilitas tersebut sudah digabungkan dengan biaya sewa perahu yang telah disebutkan di atas. Kalau kita tidak mau rugi, ya kita wajib untuk melakukan snorkeling. Dijamin rasanya akan asyik dan seru sekali. Snorkeling di salah satu laut terindah yang dimiliki Indonesia. Meski begitu, kita harus hati-hati. Disarankan untuk menggunakan pin untuk menghemat tenaga dan menjaga kaki dari bulu babi.

            Di puncak mercusuar, semua pengunjung juga pasti tidak akan melewatkan momen bernarsis ria. Mengambil foto dari berbagai sudut yang memberikan keindahannya masing-masing. Kalau hari libur tiba, kita tidak boleh berlama-lama di puncak mercusuar karena harus antri dengan pengunjung lain yang juga ingin menikmati keindahan pemandangannya. Untuk itu ada bagusnya menikmati keindahan alam ini ketika tidak sedang dalam keadaan libur. Agar kita bisa berlama-lama di atas puncak.

            Pulau Lengkuas tidak hanya menampilkan mercusuarnya saja. Sebab ada juga hutan batuan granit yang tumbuh di sekeliling pulau tersebut. Kita boleh mengitari hutan kecil itu sembari menikmati suara-suara burung yang merdu.

            Setelah selesai mengitari pulau, menaklukkan puncak mercusuar, dan bersenorkeling, kita bisa beristirahat yakni duduk di bawah pepohonan, bermain ayunan, atau tiduran terbaring di atas pasir putih yang cantik.

            Pulau Lengkuas layak untuk menjadi tujuan wisata masyarakat Indonesia. Saya sendiri menyebut pulau ini sebagai pulau romantis sebab memberikan nuansa yang nyaman, adem, dan damai. Bersama Pulau Lengkuas, pikiran tenang dan sudah pasti hati menjadi riang.

            Pulau ini memiliki fasilitas yang lumayan lengkap. Ada toilet, kamar mandi, tempat sholat, tempat manggang-manggang, warung makanan sekaligus tempat ngopi dan warung air kelapa muda.

            Turis luar negeri saja sudah banyak yang merasakan keindahan Pulau Lengkuas. Masa kita sebagai masyarakat Indonesia tidak? So, catat destinasi ini sebagai tujuan wisata liburanmu!

Really miss you, guys

Really miss you, guys

Tadaaa ini dia Pulau Lengkuas :)

Tadaaa ini dia Pulau Lengkuas🙂

Biru dan hanya tenang :)

Biru dan hanya tenang🙂

Pulau Lengkuas, panggil aku kembali

Pulau Lengkuas, panggil aku kembali

Keindahan tiada tara

Keindahan tiada tara

 

Have a great ya ^_^

Terus berkarya.

One thought on “Romantisme Pulau Lengkuas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s