Mari Melihat Dunia


Piknik Itu Penting—Bagi saya, piknik wajib hukumnya. Mau piknik bareng keluarga, kekasih, ataupun sahabat, sah-sah saja. Selama ini, tidak pernah satu kalipun saya merasakan piknik yang tidak luar biasa. Artinya, setiap piknik yang saya lakukan, selalu memberikan kesan tak terlupakan.

Mengapa harus piknik?

Senin sampai Sabtu telah dilalui dengan berbagai macam aktivitas ataupun kesibukan. Otak dan tubuh benar-benar harus bekerja secara maksimal. Nah, agar tubuh kembali fit dan fresh, piknik-lah solusinya. Indonesia kaya akan keindahan alamnya. Kita sebagai warga Negara Indonesia seharusnya bisa meng-explore keindahan Negara kita ini. Tak perlu ke luar negeri dan tak perlu mengeluarkan kocek banyak. Di Negara kita ini, semua tersedia secara lengkap! Pantai, gunung, dan masih banyak lainnya.

Pantai Bosur - Tapanuli Tengah

Pantai Bosur – Tapanuli Tengah

Jalan-jalan ke Singapura

Jalan-jalan ke Singapura

Eksotisme Belitung

Eksotisme Belitung

Piknik juga membuat ikatan kita dengan orang-orang tersayang semakin dekat, bisa melampui diri (menaklukkan tantangan dan rasa penasaran), belajar sabar, belajar bersimpati, belajar mengenal diri sendiri, belajar menerima nasib, belajar bekerja sama, belajar mengatur keuangan, belajar mengatur waktu, belajar mengambil keputusan, belajar mandiri, belajar memecahkan masalah, belajar bertanggung jawab, belajar mengenali Indonesia lebih banyak, mendekatkan diri pada Sang Pencipta, dan yang terpenting untuk belajar menjadi pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya.

Piknik Bareng Keluarga di Batam

Sebenarnya saya dan keluarga besar berangkat ke Batam untuk menghadiri pernikahan kakak saya. Namun, tak etis rasanya kalau sudah berada di kota tersebut tetapi tidak menyempatkan diri untuk piknik. Kota kecil nan eksotis itu menawarkan berbagai macam keindahan alam yang sayang untuk dilewatkan.

Saya, Ibu, adik-adik, uwak, dan masih banyak saudara lainnya begitu menikmati detik demi detik. Kita mengunjungi berbagai macam tempat pariwisata. Mulai dari Jembatan Barelang (salah satu icon Kota Batam), KTM Resort (penginapan international dengan berbagai macam fasilitas yang manjakan hati dan pikiran), Mesjid Raya Batam Centre (MasyaAllah, masjid ini sangat luar biasa), Kamp Vietnam, pantai, dan masih banyak lainnya.

Mesjid Raya Batam Centre

Mesjid Raya Batam Centre

Piknik yang kami lakukan membuat kami semakin mengenal satu sama lain. Apalagi selama ini keluarga saya dan yang lainnya jarang bertemu. Salah satu kejadian yang tidak akan pernah saya lupakan hingga saat ini adalah ketika kami semua tiba di salah satu pandai, para sepupu saya mengajak untuk naik banana boat. Tentu saja saya menolak. Saya memang mencintai pantai. Tetapi saya tidak bisa berenang. Jadi, menaiki banana boat tidak pernah terlintas dipikiran saya. Berenang di tepi pantai saja saya ogah, apalagi naik wahana yang menguji nyali tersebut! Bagaimana kalau saya jatuh? Bagaimana kalau ada ikan hiu yang tiba-tiba lewat? Atau bagaimana kalau sepupu saya yang lain yang jatuh? Sama sekali saya enggak yakin bisa nolongin. Kesimpulannya, saya tak mau ikut!

Rama-rame

Rame-rame

Sayangnya mereka tidak mengizinkan saya untuk tidak ikut. Mau saya nangis, koprol, guling-guling sambil teriak, tak ada yang peduli. Yang mereka tahu, saya wajib ikut!

“Masa kakak enggak berani ikut sih?” tukas salah satu adik sepupu saya yang saat itu masih duduk di bangku kelas empat SD. Padahal kala itu saya berstatus mahasiswi semester dua.

Duh, inikan bukan masalah usia, saudara-saudara!!!

“Pokoknya kakak harus ikut. Semua bakalan baik-baik saja. Lagian ada yang mengawasi kita. Tukang banana boat-nya,” tambah adik sepupu saya yang lain.

Jembatan Barelang

Jembatan Barelang

Dengan berat hati, saya pun menjadi salah satu penunggang banana bout tersebut. Detak jantung melaju lebih cepat, kedua telapak tangan menjadi dingin, tubuh kaku, dan mulut tak henti komat-kamit—berdoa. Rasa takut semakin menggila ketika jarak antara kami dan saudara-saudara yang tengah menggelar tikar di pinggir pantai sudah amat sangat jauh! Oh My God! Saya dan keempat sepupu sudah berada di tengah lautan! Huahhhh help me! Benar-benar menakutkan! Sayangnya, hanya saya yang merasa demikian. Mereka mah asyik ketawa-ketiwi.

Kamp Vietnam

Kamp Vietnam

Dan yang sangat menyebalkan itu adalah ketika mereka dengan sengaja jatuhin saya ke laut. Makkkk! Saya tak bisa berenang! Saya takut dimakan hiu! Tangis saya benar-benar pecah. Mereka yang awalnya ketawa ngakak akhirnya berubah menjadi panik dan berusaha menarik saya secepat mungkin ke banana besar itu!

Momen itu tak akan pernah saya lupakan. Bahkan sesekali menjadi bahan candaan sepupu saya. Kalau dipikir-pikir, mengapa saya bisa ketakutan seluar biasa itu sih? Hihihi Malu!

Piknik Bareng Sahabat

Karena piknik mengajarkan kita banyak hal. Melangkahlah ke luar rumah. Temukan tempat-tempat yang bisa membuat bahagia. Jangan hanya berkutat pada kegiatan yang itu-itu saja. Rumah, sekolah atau tempat kerja. Dunia ini luas. Mari melihat dunia.

Negeri Laskar Pelangi

Negeri Laskar Pelangi

Anjungan Pantai Bosur

Anjungan Pantai Bosur

Salah satu tulisan dari Tere Liye mengenai pentingnya melihat dunia:

 Pergilah melihat dunia,

Dengarkan gunung-gunung bergema memanggilmu,

Atau lautan bergelora mengundangmu

Maka berangkatlah

Biarkan alas kakimu yang paling jauh hanya pergi sekitaran rumah akhirnya menjejak ribuan mil

Biarkan debu perjalanan menempel di seluruh pakaian

Jangan cemas banyak hal

Jangan berpikir terlalu panjang hingga ragu datang

Lihatlah dunia terbentang

Dengarkan nyanyian lembah-lembah hijau

Atau padang stepa, padang sabana luas, hingga debu padang pasir

Atau menyentuh lembutnya pucuk salju dingin menyenangkan

Jangan habiskan hidup hanya antara bangunan, jalan setapak, kendaraan, itu-itu saja

Jangan habiskan pagi, siang, sore, malam di jendela yang sama, menghela nafas seolah lega

Jangan habiskan hari dengan hanya bermimpi melihat dunia

Berangkatlah.. hidupmu lebih besar dibanding sempitnya kerangkeng pemikiran dan pemahaman

Dengarkan gendering ramai kota-kota besar

Atau desa-desa permai dengan penduduk selalu tersenyum walaupun mereka berbeda warna kulit

Maka biarkan semua petualangan itu datang

Jangan sedih jika malam-malam terasa lebih panjang

Jangan takut kehabisan bekal

Jangan takut tidak pernah kembali

Biarkan semua mengalir

Kau akan bertemu teman-teman baru

Berangkatlah,

Kau akan tumbuh layaknya seorang petualang

Tidak mengeluh saat hujan turun

Tidak cemas walau semua serba terlambat

Tidak panik meski semua berantakan

Tidak dikendalikan waktu apalagi oleh manusia lain

Kau akan tumbuh semakin kuat

Kau akan mengerti banyak hal

Pergilah melihat dunia

Apabila Berkesempatan Liburan di Bogor

Saya ingin menikmati segala macam wisatanya. Mulai dari Puncak Bogor, Kebun Raya Bogor, Air Terjun Bidadari, dan masih banyak lainnya. Wah, dijamin seru! Membayangkannya saja sudah membuat saya senyam-senyum. Maklum, belum pernah menginjakkan kaki di tempat-tempat wisata yang ada di kota hujan tersebut. Dan yang pasti, liburan akan semakin asyik apabila bisa menginap di Pajajaran Hotel & Resort.

Tunggu apalagi? Rencakan piknikmu sekarang juga!

Lomba Blog Piknik itu Penting

piknik itu penting

6 thoughts on “Mari Melihat Dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s