CERPEN ANAK PERTAMA DI MAJALAH IMUT EDISI 29 APRIL-MEI 2012

 

 

 

 

JANGAN BERMAIN API!

Oleh: Eva Riyanty Lubis

Siang itu Icha dan Winda tengah bermain masak-masakan di depan rumah Winda. Keduanya tampak bermain dengan gembira.

“Cha, kita masak sup aja yuk. Lapar nieh…” ujar Winda dengan mulutnya yang maju beberapa senti ke depan.

“Winda, sup itu nggak enak. Kita masak nasi goreng aja. Kenyang tau makan nasi goreng.” Jawab Icha sok dewasa.

“Kamu mah nggak mau ngalah sama Winda.“ Bocah berusia sebelas tahun itu tampak ngambek.

“Aduh…. Jangan ngambek. Iya, iya. Kita masak sup. Jangan ngambek lagi ya Winda,” Icha menenangkan Winda dengan menepuk-nepuk pelan pungggung bocah itu.

Lalu mereka pun kembali melanjutkan masak-memasaknya. Icha dan Winda sebenarnya sebaya. Hanya saja Winda lebih cengeng dan manja. Berbanding terbalik dengan Icha. Walau demikian, Icha tetap selalu mengalah demi sahabatnya itu.

Beberapa menit kemudian, Anto dan Wawan muncul dari balik pagar. Mereka satu kelas dengan Icha dan Winda. Mereka merupakan siswa pembuat onar di kelas. Rumahnya tidak jauh dari rumah Winda.

“Aduh, dua anak cengeng lagi main masak-masakan. Kita mau dong dibuatin makanan.“ Ujar Anto sambil cengengesan.

Icha mendengus kesal.

“Gadis manis, masakin mie goreng buat abang ya,“ ledek Wawan yang disambut dengan tawa Anto.

“Kalian ngapain sih ke sini? Sana balik!” bentak Icha.

“Alah…. Nggak bisa masak juga udah sok. Gimana kalau beneran bisa masak? Ya nggak Wan?“ yang ditanya menganggukkan kepala dengan cepat.

“Aku bisa masak!“ bentak Winda.

“Nggak usah diladenin, Win. Mereka itu sinting.“ Kata Icha.

Winda tidak menggubris perkataan sahabatnya itu.

“Kalian mau dimasakin apa? Tetapi kalau aku beneran bisa masak, kalian mau ngasih apa imbalannya sama aku?“ tantang Winda.

“Kami traktir di kantin selama tiga hari.“ Ujar Wawan masih dengan senyum meremehkan.

“Udah, sana masak! Keburu lapar.“ Perintah Anto.

Dengan sigap Winda langsung memasuki dapur.

“Kamu apa-apaan sih, Win? Kamu kan nggak bisa masak. Kenapa bilang seperti itu sama mereka?“ Icha tampak khawatir.

“Lihat aja, Cha. Aku bisa masak. Aku sering liat Mama masak. Untung hari ini cuma ada kita di sini. Jadi bisa masak tanpa dimarahi Mama.“ Winda tersenyum menatap Icha.

“Tetap aja berbahaya. Masak pakai api lho, Win. Pokoknya aku nggak setuju. Jangan bermain dengan api kalau belum benar-benar faham!”

“Kamu bawel banget sih, Cha!“

Winda benar-benar tidak menggubris larangan sahabatnya. Dengan perasaan sok tau, dia mulai memasak. Tetapi kejadian yang Icha bayangkan mulai terjadi. Ketika Winda memasukkan telur ceplok ke dalam kuali, dia terkena cipratan minyak yang panas. Alhasil dia mengaduh kesakitan meminta tolong kepada Icha.

“Tuh kan, makanya jangan bermain dengan api!”

NB: Ada beberapa kalimat yang ditambahi oleh pihak redaksi diakhir tulisan :)

 

Bagi yang suka nulis cerita anak kirimkan aja karya nya ke redaksi Majalah Imut. Ada grupnya di Facebook :)

Pernikahan Teman Kuliahku

Sebenarnya mereka nikah pada hari Sabtu, 12 Mei 2012. Dan aku baru sempat untuk nulis hari ini. Helleh . *Sok sibuk.

Alhamdulillah Wasyukurillah salah satu teman kuliahku akhirnya memutuskan untuk menikah muda. Sungguh, awalnya ini mencengangkan bagiku. Bayangkan usianya masih 23 tahun (aku masuk kuliah pada kelas karyawan jadi usianya beda-beda. Kaga seperti di kampus reguler :p, tapi gk tua-tua amatlah kaminya :D ) dan suaminya 26 tahun. Kalau gk salah mereka sudah pacaran 1 tahunan. So sweet banget nggak sih :D *iri pangkat provinsi.

Yang cewek seorang accounting, dan cowoknya seorang guru. Komplit dah.

Mereka adalah Kak Dina Amelia Hasibuan dan Abang Mustakim Malik Batubara.

Sayang seribu sayang, aku nggak ingat buat moto mereka. Parah amat ding. *tepok jidat. Padahal di sana mereka cantik-cantik amat lho. Ratu dan Raja sehari :D jadi pengen. Huhuhuhu *mana jodoh gue? Datang dan lamar gue juga dong! *muka memelas. hehehe

Oke, aku nggak bisa ngasih apa-apa sama kalian berdua. Yang jelas, aku mendoakan supaya keluarga kalian terus adem-adem wae, menjadi keluarga samara :) ) Aduh, jadi nggak sabar mau gendong ponakan. Hihihi

So, siapakah yang akan menyusul di kelas kami lagi? Tunggu liputannya di hari yg akan datang ^_^

ULANG TAHUNKU

Minggu, 13 Mei 2012 yang lalu usiaku bertambah.

Menjadi 20 tahun. Ya Allah, aku kepala duaaaaaa *berteriak histeris

Aku yang kemarin masih unyu2 sekarang sudah kepala dua. Kalau kata emak, sudah bisa nikah. Helleh #tepok jidat.

Mama ini memang ada2 aja. Anak masih sibuk meniti karir malah disuruh nyari pasangan :p

 

Alhamdulillah masih bisa menghirup udara hingga saat ini.

Alhamdulillah masih bisa ngumpul bareng kalurga. Minus ayah. Miss u, Dad. T.T

Alhamdulillah masih punya banyak teman.

Alhamdulillah masih bisa kerja.

Alhamdulillah masih bisa kuliah.

Alhamdulillah masih bisa nulis.

Alhamdulillah bangeeeeet. :) )

 

Terima kasih buat semua teman-teman yang udah ngucapin selamat ulang tahun. Baik di hp, face book, ataupun twitter. Senang banget deh rasanya masih banyak yang nyucapin met ultah :) ) maaf yang di fb belum pada di balas. Aku belum online T.T

 

Harapanku untuk kedepannya: ingin menjadi manusia yang berguna bagi orang sekeliling. Lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya :) Yang pasti aku juga sangat ingin membanggakan keluargaku.

 

Oh ya, di hari ulang tahun ini aku dapat 2 kado. *pamer. Satu dari abgku satunya lagi dari kakakku tersayang. Muachhhhh Makasih banyak :) )

 

Kado dari kak Devi Rianty :)

Kado dari kak Devi Rianty :)

 

Twitter-an Yuk!

Kenapa aku sekarang lebih memilih aktif di twitter dari pada facobook?

*meski tak ada yang mau menanyakan hal itu. Hheheh

1. Komputer di kantor sudah di blok. Jadi gooegle dan facebook sudah tidak bisa dibuka.

2. Twitter punya kelebihan tersendiri *aku baru tahu ini. Ndeso ya?! Hadeh. Tak apolah. Dari pada tidak tahu sama sekali. Ya kan? Pilih mana hayo?

Dan kelebihan twitter itu adalah…… eing ing eng ====>> maraknya kuis yang diadakan di sana. Aku kan suka yang gratisan. hihihi *Hah, jangan mencibir deh. Kamu juga sama dengan aku. Hayo ngaku! Mana ada sih yang nolak di kasih gratisan? :p Udah, nggak usah jual mahal. Jual mahalnya ke laut ajeee.. Atau ceburin ke empang. hihihi

Alhamdulillah ya, aku udah ada beberapa kali menang kuis. Hampir keseluruhan dapat buku sih. *Bukan duit. Ingat! Tapi mah nggak masalah. Buku aku kan jadi buanyak :D mana bukunya keren-keren abis >.< Suer dewer deh!

Makanya, ayo ngetwitter. Ah, kaga usah. Kamu ndak sudah main twitter. Nanti saingan jadi buanyak. *tertawa ala mak lampir.

3. Apa ya? Hmmmm… Itu aja dulu deh :D Soale aku kan newbi juga di dunia twitter. Hhehehe

Follow twitterku ====> @vaayanalubis.

InsyaAllah akan dipolbek ^.^